Busana tradisional (juga pakaian adat, busana daerah, atau pakaian tradisional) adalah busana yang mengekspresikan identitas, yang biasanya dikaitkan dengan wilayah geografis atau periode waktu dalam sejarah. Pakaian adat juga dapat menunjukkan status sosial, perkawinan, atau agama. Jika kostum dikenakan untuk mewakili budaya atau identitas Baju Adat Kalimantan Barat. Beli Baju Adat Sumatra model & desain terbaru harga murah 2023 di Tokopedia! ∙ Promo Pengguna Baru ∙ Kurir Instan ∙ Bebas Ongkir ∙ Cicilan 0%. 1 Ragam Warna Pakaian Adat Sumba yang Membuat Mata Terpana. 2 Pakaian Adat Sumba: Lebih daripada Sekadar Mode Tahun Ini. 3 Pakaian Adat Sumba: Kain yang Membawamu pada Petualangan Magis. 4 Pakaian Adat Sumba: Memotret Pusaka Budaya. 5 Pakaian Adat Sumba: Simbol Identitas dan Persatuan. 1. Pakaian Dayak Ngaju Sumber: m.trubus.id Meskipun tidak mendominasi daerah Kalimantan Timur, Suku Dayak Ngaju meninggali daerah ini. Seperti halnya suku Dayak lainnya, suku ini juga memiliki pakaian adat khas dan kebudayaannya sendiri yang unik karenanya suku yang satu ini tak bisa diabaikan begitu saja. Suku Sawu. Suku Sawu, Sabu, atau Savu tinggal di Pulau Sawu dan Pulau Raijua di Provinsi Nusa Tenggara Timur, yaitu di Kecamatan Sawu Timur dan Kecamatan Sawu Barat. Orang Sawu menyebut daerah mereka Rai Hawu. Kata Rai sendiri berarti tanah atau wilayah adat. Masyarakat Sawu terbagi menjadi empat rai, yaitu Haba, Dimu, Mahara, dan Liae. Dalam proses pelaksanan tradisi pemindahan perempuan dalam istilah masyarakat Sumba disebut padikkina mine pala koro burru nauta (pemindahan perempuan/ mempelai wanita pindah dinding turun tangga Seorang wanita Sumba sedang menenun saat berlangsungnya Festival Tenun Ikat yang dipusatkan di Waingapu, ibu kota Kabupaten Sumba Timur, Kamis (12/7). (ANTARA Foto/Asis Lewokeda) Lusiana menyayangkan minimnya regenerasi seni tenun karena banyak perempuan muda di Sumba Barat Daya, NTT yang tidak meminatinya. Mari kita simak satu-satu. 1. Kota Bima. Perwakilan dari Kota Bima memulai Karnaval Budaya Lombok Sumbawa dengan tradisi Dende Bunti. Ini merupakan proses pengantaran calon pengantin laki-laki ke rumah calon pengantian perempuan. Pengiringnya adalah tokoh agama dan sanak saudara yang mengenakan busana sesuai status sosialnya. Busana adat atau pakaian adat adalah pakaian yang dipakai menurut aturan-aturan tertentu dan telah disepakati dan dilakukan secara turun temurun dari generasi ke generasi setelahnya. Masyarakat di Sumba Timur juga memiliki pakaian adat yang khas dan penuh dengan makna. Pakaian adat Nusa Tenggara Timur menawarkan keindahan budaya yang kaya dan unik. Setiap suku atau etnis memiliki ragam busana adat masing-masing yang telah melestarikan sejarah dan tradisi leluhur mereka. Pakaian adat NTT terdiri dari kain tenun, hiasan kepala, perhiasan, dan aksesoris yang membuatnya menjadi simbol kemegahan dan keanggunan. Temukan lebih banyak tentang keunikan dan keindahan CCJaa.